Friday, May 11, 2018

TAUSIAH MENJELANG RAMADHAN 11 MEI 2018 BERSAMA DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM

Lhokseumawe, 11 Mei 2018, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe mengadakan tausiah/ceramah agama pada hari jumat dengan Tema Pelayanan Kesehatan Berbasis Syariah oleh ustad DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM, di dalam tausiah yang berlangsung lebih kurang 2 jam, diikuti oleh seluruh staf Dinas Kesehatan dan Puskesmas, DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM, membahas tentang bagaimana seorang perawat dalam melayani pasien yang di tauladani dari sunnah Rasulullah sehinngga adanya hubungan timbal balik antara pelayanan kesehatan dengan kebahagian yang di dapatkan pasien setelah mendapatkan tindakan atau rawatan, Aceh merupakan provinsi yang menerapkan syariat islam namun pelayanan islaminya masih jauh tertinggal dari provinsi lainnya, DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM Menjelaskan beliau sekarang sedang membuat program pelayanan kesehatan berbasis syariah dan sudah di praktekkan di Padang dan beberapa kabupaten di Aceh, dan seharusnya semua kabupaten yang memiliki rumah sakit dan puskesmas di aceh menerapkan pelayanan Berbasis Syariat sesuai dengan penerapan syariat Islam di Aceh, mendapatkan hal itu semua harus di mulai dari hal-hal yang kecil seperti setiap melakukan kegiatan untuk membaca doa yang sejak kecil kita sudah di ajarkan, namun kita melupakan dengan sengaja padahal hal itulah yang membekengi kita dalam beraktivitas sehari-hari. 

DR. Irwan mencontoh kan seorang amirul mukminin Ummar Bin Aziz, yang mana Ummar cuma menjabat 2,5 tahun, namun masyarakatnya sangat makmur dan zakatnya melimpah ruah tidak tahu harus di kasih kemana, karena penduduknya semua bersedekah tidak ada yang miskin, ini di karena kan ummar sangat pemurah dan pemimpin adil, ummar selalu memberikan hartanhya untuk orang lain dan bergaya hidup sederhana, bayangkan saja ummar meminta istrinya untuk memilih ummar atau memilih emas yang di miliki istrinya kalo memilih ummar, maka ummar meminta istrinya untuk menyerahkan seluruh hartanya emasnya kepada baitul mal, namun apa jawaban istrinya, istrinya menjawab yang utama cinta saya kepada Allah dan Rasul setelah itu cinta saya adalah kanda Ummar sendiri, saya akan sumbangkan seluruh emas ini ke baitul mal karena Allah SWT. Amin. Begitulah kisah ummar bin azis. Namun bagaimana dengan kehidupan sekarang apakah kita rela memberikan harta dan berbagi untuk orang lain. Jawabannya ada pada dirikita sendiri kalo kita mau selamat dunia dan akhirat dan mendapatkan kebahagian maka bahagiankan lah dulu orang lain. 


Program yang sedang di galakkan oleh DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM, di semua rumah sakit seharusnya sudah ada standar pelayanan syariah yang sudah dipraktekkan di rumah sakit pariaman,  puskesmas lhoknga setiap pasien yang berobat di berikan resep resep tambahan jangan lupa baca bismillah dan membaca doa untuk kesembuhan dari penyakit. dan ada beberapa rumah sakit sudah menerapkan budaya berdoa sebelum dan sesudah bekerja dan juga menerapkan dan mengatkan kan pasien yang mau sakratul maut dengan doa secara islami, di karenakan mahoritas masyarakat kita di Aceh adalah muslim, sungguh sangat di sayangkan apabila ada pasien yang hendak sakratul maut tidak ada perawat yang mengingatkan pasien tersebut. Pernah ada cerita seorang anak bertanya kepada dokter, dokter apa pesan terakhir dari ibu saya yang saat sakratul maut, apa ada pesan yang di sampaikan, dokter menjawab seingat saya pas saat diruang anastesi ibu anda saya suruh mengucapkan 1, 2 , dan 3, ibu mungucakan angka tiga. sontak anak pasien yang ibunya meninggal tadi menangis bukan kepalang, betapa tidak seharusnya ibunya mengucapkan kalimah syadatan kepada Allah namun, dikarena kan tidak ada yang membantu pasien dalam mengigatkan kalimah Allah, akhirnya yang terucapkan bukan nama Allah, nauzubillah summa nauzubillah. 

Hal ini lah yang memacu DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM, untuk membuat Program palayanan kesehatan berbasis syariah di setiap rumah sakit di Aceh, sehingga seluruh umat Islam di Aceh bisa bahagia dunia dan akhirat.

Hal hal juga yang sering di lupakan oleh setiap insan kesehatan tidak dekatnya perawat, dokter dengan pasien. Bagaimana caranya sehingga lebih dekat dengan pasien dan pasien pun cepat sembuh dan bahagia. ada empat pesan terakhir dari DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM, untuk bisa menjalankan pelayanan yang islami mulai lah dengan DOA baik sesudah melakukan aktivitas maupun sebelum beraktivitas, karena tanpa doa semua akan sia2. Untuk mencapai kebahagian maka bahagiankanlah orang lain dahulu, kesederhanaan, lemah lembut,  berusaha dekat dengan orang lain, mumudahkan urusan orang lain, dan selalu mau mengucapkan ucapan terima kasih, dan memberi salam,  insyAllah pasien akan senang dan tanpa obat pun dia akan sembuh, karena seorang dokter dan perawat bukan penyembuh, namun kita hanyalah perantara.

Demikian lah tausiah singkat dari DR. IRWAN SAPUTRA, S.Kep. MKM, semoga menjadi pelajaran dan berkah dunia dan akhirat.amiin. ADMIN

0 komentar:

Post a Comment

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com